2026 RBI STRUCTURAL ORGANIZATION
President, Febby Sheehan
Secretary, Maria Coleman
Treasurer, Dian Smith
Media and Publications, Anne Downs
Media, Emil Harsa
Programs, Sara DeVries
Rumah Budaya Indonesia (RBI) was officially registered as a nonprofit organization with the Secretary of State on March 4, 2014, and was granted 501(c)(3) tax-exempt status by the Internal Revenue Service on January 22, 2015.
Johanes Muljadi
Anne Downs
Dian Orah Smith
Butet (Inang) Aruan
Butet Luhcandradini
Dasaptami Tunggadewi (RIP)
Yuni Irawan Bates
Indonesia is one of the world's most culturally and linguistically diverse nations, home to hundreds of ethnic groups, languages, and traditions. Its rich cultural heritage offers valuable opportunities for international dialogue, cross-cultural understanding, and global collaboration while fostering educational and business connections.
Austin is widely recognized as a vibrant center for arts, culture, and innovation, with a strong commitment to supporting local communities and celebrating diversity. Although Indonesian cultural activities in Austin and the surrounding areas have long existed, they were often organized independently and lacked a unified platform.
Rumah Budaya Indonesia was established to serve as a welcoming home where Indonesian arts, traditions, and heritage can be preserved, celebrated, promoted, and shared with the broader community.
Provide a dedicated space for Indonesian cultural, educational, and community activities, including meetings, workshops, and social events.
Enhance public appreciation and understanding of Indonesian culture through meaningful cultural exchange.
Foster unity and collaboration while celebrating Indonesia's rich diversity and inspiring pride in its heritage.
Preserve and celebrate Indonesian traditions and cultural heritage within the community.
Introduce and promote Indonesian performing arts, visual arts, culinary arts, traditional crafts, and lifestyle to diverse audiences.
Empower the community by utilizing cultural and economic resources to create opportunities for education, collaboration, and social well-being.
Rumah Budaya Indonesia is built on the collective strengths, talents, skills, and resources of its community members. Through cultural programs, educational workshops, fundraising events, performances, and community engagement, we create opportunities for people of all backgrounds to connect with Indonesian culture.
As our organization continues to grow and evolve, we remain guided by the national philosophy of Bhinneka Tunggal Ika (Unity in Diversity), promoting inclusivity, mutual respect, and effective communication while strengthening cultural understanding and friendship within the local and international communities.
Masyarakat diaspora Indonesia yang bermukim di Austin saat ini berkisar 300-400 orang yang terdiri dari pelajar, professional, dan pendatang. Sebagai diaspora yang memiliki kesamaan latar belakang yaitu ke-Indonesiaan, rasa ingin menjalin persatuan dan persaudaraan tetap kuat di dalam diri disebabkan dasar filsafat gotong royong bangsa Indonesia.
Jauh dari fasilitas perwakilan RI seperti Kedutaan Besar atau Konsulat Jenderal, masyarakat Indonesia di Austin berinisiatif ingin memiliki sebuah wadah kebersamaan yaitu Rumah Budaya. Dimana dalam wadah tersebut masyarakat dapat melakukan banyak aktifitas budaya termasuk yang bersifat internalisasi dalam rangka menguatkan persatuan di antara diaspora, mengembangkan bakat dan pengetahuan, juga yang bersifat diplomasi sebagai sarana promosi kebudayaan dan citra Indonesia di khalayak internasional khususnya Texas, Amerika Serikat.
Dari hasil jajak pendapat beberapa anggota masyarakat diaspora Indonesia maupun asing diketahui bahwa kota Austin terletak hampir di tengah-tengah negara Amerika Serikat. Letaknya yang strategis dan juga memiliki potensi nilai budaya serta pariwisata, kota Austin memiliki tingkat kelajuan ekonomi dan populasi masyarakat kosmopolitan yang terus menerus, dikenal sebagai kota pelajar dengan jumlah siswa University of Texas yang terbesar ke-2 di AS, pusat pertunjukan musik dunia, komunitas masyarakat Indonesia yang bersahaja, dan masih banyak alasan lain mengapa Austin adalah kota yang tepat bagi didirikannya Rumah Budaya Indonesia.
“Rumah Budaya di Austin” masih berupa konsep yang dirilis pada kesempatan berkumpulnya masyarakat diaspora Indonesia dalam acara peluncuran IDN di medio Februari 2013 yang lalu. Saat ini Rumah Budaya di Austin masih dalam fase fundraising yang disamping penggalangan dana, juga mengajak para individu yang berkomitmen untuk bergotong-royong mendirikan wadah kebersamaan ini. RB di Austin belum secara resmi didirikan. Ia masih mencari bentuk organisasi yang sesuai dan dapat didukung oleh berbagai pihak, termasuk diantaranya mendapat dukungan dari pemerintah RI.
Proposal ini disusun untuk melengkapi formulir keikut-sertaan Rumah Budaya di Austin pada acara bazaar Peringatan HUT ke-68 Kemerdekaan Republik Indonesia di KJRI Houston tanggal 15 Juni 2013 mendatang. Kami mohon maaf atas segala kekurangan dalam penyusunan.
LATAR BELAKANG
Indonesia salah satu negara yang budaya dan linguistiknya paling beragam di dunia (WCF 2013).
Indonesia akan menjadi rujukan dialog kebudayaan bagi masyarakat internasional (Kemendikbud, Oktober 2012).
Diseminasi dan rintisan program Kementrian Pendidikan dan Budaya RI mengenai penyelenggaraan Rumah Budaya Indonesia di luar negeri.
Menjawab tantangan era globalisasi sekaligus memanfaatkan peluang usaha.
Kota Austin dikenal sebagai pusat budaya dan kesenian di Texas, serta dukungan masyarakatnya terhadap bisnis lokal, kecil, dan unik (Wikipedia).
Wahana budaya masyarakat Indonesia di Austin yang beragam akan tetapi masih terpisah-pisah.
Kebutuhan akan wadah untuk harmonisasi, promosi, edukasi, dan apresiasi bakat, tradisi, serta pusaka Indonesia.
TUJUAN
Memiliki fasilitas untuk kegiatan yang berbasis keIndonesiaan, termasuk pertemuan dan kegiatan sosial.
Memulai dengan aktivitas budaya, sosial, dan ekonomi yang sederhana.
Peningkatan citra dan apresiasi masyarakat Internasional terhadap budaya Indonesia.
Pemersatu keragaman budaya yang harmonis didasari rasa cinta Tanah Air
POTENSI AKTIFITAS
Edukasi:
Pelajaran Bahasa Indonesia,
Sanggar tarian tradisional,
Padepokan seni bela diri,
Workshop batik dan kerjainan tangan,
Taman bacaan cerita dan dongeng nusantara,
Studio seni musik dan suara
Apresiasi:
Pameran dan bazaar,
Persembahan dan pertunjukan,
Gallery
Jasa:
Penitipan anak,
Salon dan perawatan
Pusat Makanan
Sarasehan Budaya (bulanan).
Dan lain sebagainya
KENDALA
Properti dimana Rumah Budaya dapat berlokasi,
Personil yang berkomitmen dan bertahan untuk mendirikan, mengurus, dan mengelola Rumah Budaya di Austin,
Dukungan serta fasilitas dari Pemerintah RI beserta perwakilannya,
Perijinan, pajak, dan administrasi legal,
Ketersediaan dana.
FUNDRAISING
Pada selama tahun 2013 ini Rumah Budaya di Austin mentargetkan terkumpulnya US$ 10,000.- dari kegiatan-kegiatan fundraising seperti bazaar makanan, piknik keluarga, sarasehan, atau sumbangan sukarela tidak mengikat.
Rumah Budaya di Austin terus mengajak individu-individu diaspora Indonesia lainnya yang berkomitmen untuk bergabung ke dalam dewan pendiri.
Austin, 11 Juni 2013